Rokok Electric menggunakan keping pintar/cerdas dan sensor aerodinamis untuk mengendalikan asap yang dihasilkan. Terdapat pemanas air yang kecil dan cairan perasa rokok didalam Refill (Isi Ulang) atau Filter Rokok Electric.
Pada Rokok Electric, terdapat cairan berberat jenis rendah yang digunakan untuk memproduksi aroma dan uap melalui transmisi penyalur super mikro yang berbentuk saluran-saluran kecil berongga. Cairan tersebut diatomisasi sehinga menjadi butiran asap berukuran 0.3-1.2um.
Pada rokok biasa, nikotin yang terkandung di dalamnya adalah sebesar 1.1mg/pcs. Sehingga tiap pak rokok biasa mengandung 1.1mg x 20 batang = 22mg nikotin. Sedangkan Rokok Electric memberikan kuota penghirupan lebih dari 300 kali yang setara dengan satu pak rokok biasa. Kepadatan yang tertinggi adalah 6mg.
Rokok Electric tetap Mengandung Nikotin yang bebahaya bagi kesehatan, namun jauh lebih rendah dibandingkan dengan rokok biasa. Telah diteliti, tidak mengandung TAR, tidak menyebabkan kecanduan, bahkan dapat mengurangi kecanduan merokok (hasil bervariasi).

